Showing posts with label bad day. Show all posts
Showing posts with label bad day. Show all posts

Monday, September 16, 2019

Hello Again, Bad Day!


 
credit pict: media2.giphy.com

Holla... hai...! Apa kabar lagi, wahai hati?

Kekeke... kalau sudah dimulai dengan menanyakan kabar hati, pasti isi tulisan kali ini tentang sesuatu yang em... begitulah....

Pernah merasa satu hari rasanya panjaaaang sekali? Dan dalam satu hari yang terasa lebih panjang dari biasanya itu, rasanya waktu yang kita miliki terbuang dengan percuma. Hampir tidak ada hal penting yang bisa dilakukan, hampir tidak bertemu siapapun yang membuat diri merasa lebih berarti. Atau mungkin merasa hari-hari yang akan datang nanti, tidak akan jauh lebih baik. 

Lalu... saat bertemu hari seperti itu, apa yang harus kita lakukan?

Apa?

Apa?

Apa?

Lalu... bagaimana agar hari esok, setidaknya menjadi jauh lebih baik? 

Bagaimana?

Bagaimana?

Bagaimana?

Kekekeke... apa sih?

Huah.... Tentang hari ini, esok, dan seterusnya, entah jalan cerita seperti apa yang akan kita lewati. Mungkin bisa jadi lebih baik, ataupun sebaliknya. Ketika harus bertemu satu hari yang sangat tidak mengasyikkan itu, yang pasti tidak perlu terlalu khawatir, santai sajaaah.... Kekekekeke.... Yang penting jangan terlalu memperpanjang durasi harinya. Ya kan? Mungkin, saaat-saat seperti itu, membuat kita bisa beristirahat sebentar. Melakukan apapun yang mungkin selama ini jarang kita lakukan. Mungkin, kita memilih untuk bermalas-malasan, tidur lebih lama di kamar, nonton drakor sendirian, terus baper sendirian tanpa teman..... 

Terserah caranya seperti apa.... Satu atau mungkin beberapa hari tak mengasyikkan itu membuat kita beristirahat sebentar. Ya kan? 

Untuk hari esok.... Esok adalah hari baru. Kita hanya perlu memaafkan kisah hati hari ini, yang entah karena apa  membuat mager, semangat padam, dan lain sebagainya. Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Dari setiap hari yang sudah, sedang, dan akan kita miliki nanti, pasti akan ada hari yang bukan menjadi hari yang kita inginkan. 

Tapi... yang penting bukanlah hari yang tidak mengasyikkan ini. Yang penting adalah bagaimana kita membuat hari esok menjadi jauh lebih menyenangkan. Jalan cerita yang harus kita lewati mungkin tidak sesempurna milik orang lain. Tapi, membandingkan cerita hidup kita dengan orang lain juga bukanlah hal yang penting. Yang paling penting adalah tentang jalan cerita yang akan kita buat nanti. Bagaimana kita membuat hari-hari kita menjadi lebih menyenangkan dan bermanfaat untuk diri kita sendiri, maupun orang lain. Bagaimana cara kita bangkit ketika sedang berada pada posisi terbawah. Bagaimana cara kita menemukan dan mencapai tujuan hidup kita nanti. 

\^o^/


Monday, May 14, 2018

Karena Hari Akan Segera Berganti

credit pict: id.pinterest.com

Apa kabar, Indonesiaku....? Semoga hari ini kabarmu lebih baik dari kemarin.... Apapun yang sudah terjadi kemarin dan hari ini, akan selalu ada hari esok.... Hari esok yang semoga jauh lebih baik dari hari ini dan kemarin. 

Karena hari akan segera berganti.... Tentang kemarin dan hari ini, entah tentang kekecewaan, ketakutan, kemarahan, kebencian, ataupun kesedihan, masih ada kesempatan untuk membuat semua menjadi lebih baik. 

Karena hari akan segera berganti.... Setiap detik waktu yang kita miliki sangat berharga, tidak bisa dihentikan, tidak bisa diputar ulang. Karena itu, tidak perlu terlalu sibuk saling menyalahkan, melempar kesalahan, ataupun mencari siapa yang salah. Atau mungkin dalam beberapa hal, justru menyalahkan diri sendiri. Lebih baik, kita sibukkan diri untuk memperbaiki diri agar tidak terulang lagi kesalahan sama. 

Karena hari akan segera berganti.... Apa yang terjadi kemarin dan hari ini akan segera menjadi kenangan. Kita berhak memilih untuk melupakan, memaafkan, ataupun menyimpan kenangan-kenangan itu. Namun, sebelum memilih apa yang akan kita lakukan pada kenangan-kenangan itu, cobalah untuk belajar banyak hal dari sana. Belajar tentang hidup dan kehidupan pada kesempatan yang mungkin tidak datang dua kali.

Karena hari akan segera berganti.... Kalaupun kemarin dan hari ini awan mendung masih menyelimuti, semoga esok langit akan berhiaskan pelangi. 

\^o^/

Monday, March 26, 2018

Sometimes, Monday is a Good Day


Iyaaaph...! Hari Senin sudah datang lagi teman-teman.... Saatnya merangkai cerita hari Senin kita lagi. Rasanya, seperti ada yang kurang kalau belum ‘mendongeng’ tentang hari Senin. Rasanya, seperti ada yang kurang kalau belum ‘membully’ hari Senin (khusus yang ini, jangan ditiru yak.... karena bukan contoh yang baik.... \^o^/) Hehehehehe......
 
Jadi, hari Senin ini menjadi good day atau bad day? Selama hari ini masih belum berakhir, jarum jam belum menunjukkan pukul 00.00, masih ada kesempatan mengubah hari Senin ini. Dari bad day menjadi good day. Dari hari Senin yang kurang indah, menjadi hari Senin yang indah. Masih ada detik-detik terakhir yang mengubah segalanya.

Biasanya, Monday is a bad bay. Tapi mungkin, di antara teman-teman bertemu hal yang tak biasa hari ini. Suddenly, Monday became a good day. Hal tak biasa, mulai dari pagi tadi, siang tadi, sore tadi, atau mungkin beberapa detik yang lalu jelang tengah malam ini. 

Hal tak biasa sebagai alasan yang mengubah hari Senin menjadi good day. Ada tak terhingga alasan yang membuat hari ini indah, mulai dari alasan yang sederhana sampai luar biasa. Entah apapun alasannya, yang penting alasan yang baik, bisa membuat kita bahagia, bisa membantu kita membahagiakan orang-orang yang kita sayang. 

Cerita hari ini membuat hari Senin, menjadi good day. Monday is a good day. Semoga untuk minggu-minggu yang akan datang nanti, hari Senin lebih sering menjadi good day yaaaa.... \^o^/

Untuk hari-hari Senin selanjutnya, yang insyaalloh akan menjumpai kita nanti, lagu ‘Ku Bahagia’ dari Sherina mungkin bisa ‘sedikit’ membantu membuat hari Senin kita menjadi hari yang lebih indah. Membantu kita untuk tidak melupakan bahagia dengan cara yang sederhana. Walaupun nantinya kita harus kembali bertemu bad day, kita masih bisa bahagia dengan cara kita sendiri..... Hehehehe....

Ku Bahagia 
(Sherina)

Kita bermain-main
Siang-siang hari Senin
Tertawa satu sama lain
Semua bahagia, semua bahagia

Kita berangan-angan
Merangkai masa depan
Di bawah kerindangan dahan
Semua bahagia, semua bahagia

Matahari seakan tersenyum

Walau makan susah
Walau hidup susah
Walau ‘tuk senyum pun susah
Rasa syukur ini karena bersamamu juga susah dilupakan

Oh ku bahagia
Oh ku bahagia

Kita berlari-lari
Bersama mengejar mimpi
Tak ada kata ‘tuk berhenti
Semua bahagia
Semua bahagia

Matahari seakan tersenyum

Oh ku bahagia, oh ku bahagia

Oh ku bahagia
Oh ku bahagia
Oh ku bahagia

Jangan lupa bahagia ya.... \^o^/

\^o^/

Monday, February 19, 2018

Untuk Hari Ini, Apa Kabar Hati?



Hai...! Lagi-lagi, bertemu hari Senin. Masihkah hari Senin menjadi bad day? Sudah bersahabat baik dengan hari Senin? Atau masih merasa jauh dan berjarak? (Kayak apa gitu?) Masih merasa kalau hari Senin menjadi hari yang paling “wow” dari hari-hari lainnya? Tak apa, masih banyak temennya. Termasuk yang di sini, hehehehehe.... \^o^/

Hari ini, absen dulu untuk “Kisah Hati” nya yak.... Karena hari ini adalah hari Senin. Sebenernya ngga ada hubungannya, kekeke.... Kenapa lagi-lagi hari Senin? Hari Senin seperti memiliki kisahnya sendiri. Kalau ada “Kisah Hati” mungkin di luar sana ada juga “Kisah Hati di Hari Senin”. Heheh....

Jadi, untuk hari ini.....

Apa kabar hati, khusus untuk hari ini? Sangat baikkah? Baikkah? Kurang baikkah? Tidak baikkah?

Bahagiakah kamu hari ini..., wahai hati? 

Atau, kamu lebih banyak bersedih hari ini? 

Berapa kali kamu menemukan alasan untuk bahagia hari ini?

Apakah hari ini sepertinya lebih sulit untuk menemukan alasan-alasan bahagia itu?

Kalau kamu sudah menemukan bahagia, seberapa sering kamu melupakan caranya bahagia hari ini?

Hehehehehe... begitulah beberapa pertanyaan tentang bagaimana kabar hati hari ini. Lalu, masih ada pertanyaan lainnya, untuk hati dan untuk hari ini? Masih... ini dia menu pertanyaan selanjutnya.

Adakah yang hari ini nafsu makannya mendadak berkurang? (Kenapa jadi tentang makanan yak....)

Adakah yang merasa hari ini menjadi lebih pendiam dari biasanya? 

Adakah yang merasa kalau semua warna hari ini hanya hitam dan putih? Warna lainnya memang masih ada, tapi tidak sekuat warna hitam dan putih.

Adakah yang hari ini tertawa ataupun tersenyum hanya untuk orang lain, bukan karena sedang bahagia?

Adakah yang bertemu banyak masalah hari ini? Entah itu masalah besar, sedang kecil, ataupun sangat kecil tapi jumlahnya banyak?

Adakah yang hari ini memilih untuk menghindari masalah? Entah karena alasan apa.

Adakah yang merasa bersalah pada seseorang hari ini? Atau mungkin pada diri sendiri?

Adakah yang ingin menghindari seseorang ataupun banyak orang hari ini? Lalu, hanya memilih menepi sendiri?

Adakah yang hari ini ingin secepatnya bertemu malam?

Adakah yang merasa hari ini jauh lebih melelahkan dari hari-hari biasanya?

Adakah yang hari ini ingin secepatnya pulang ke rumah? Bertemu ibu dan ayah di rumah.

Jadi, apa kabar hari ini teman-teman? Apa kabar hati? 

Entah hari ini menjadi bad day ataupun good day, jangan lupa bahagia ya! Hari ini masih belum usai, masih belum berakhir. Masih ada waktu untuk memilih bahagia dan memulai bahagia hari ini.  Alasan bahagia paling sederhana, sekaligus paling berharga adalah senyuman dari ibu, ayah, kakek, nenek, dan mereka semua yang menyayangi kita. Jadi, untuk yang belum menemukan alasan bahagia hari ini, mungkin alasan bahagia itu sedang menunggu kita di rumah.

\^o^/